Inilah Rahasia Kode Dibalik Cara Setting Token Listrik Biar Irit, Coba Aja!

Daftar Isi

Cara Setting Token Listrik Biar Irit
Cara Setting Token Listrik Biar Irit

Swarariau.com, Teknologi -- Salah satu cara mengatur anggaran rumah tangga dengan cara menghemat biaya pengeluaran listrik. 

Untuk itu cara setting token listrik biar irit menjadi jurus jitu yang banyak orang menggalinya. 

Penggunaan listrik pascabayar seperti listrik pintar atau token listrik dapat digunakan untuk mengontrol pemakaian listrik. 

Harapan penghematan listrik agar dapat terwujud, butuh kerja sama dari seluruh penghuni rumah.

Cara Setting Token Listrik Biar Irit

Menariknya dari penggunaan listrik pascabayar, dapat disiasati meterannya dengan menggunakan kode-kode tertentu agar mengetahui cara berhemat. 

Berikut cara setting token listrik biar irit berdasarkan merek meteran yang digunakan di rumah.                                                                                                                                                                                                               

1.    Merek Conlog.

Merek conlog adalah salah satu merek meteran yang banyak digunakan. Berikut ini daftar kode yang biasanya digunakan.
•    #1# untuk melihat rata-rata penggunaan daya listrik.
•    #2# untuk melihat jumlah kWH yang telah digunakan.
•    #6# untuk melihat jumlah kWH yang sudah ditambahkan (setelah pengisian saldo).
•    #11# untuk melihat token terakhir.
2.    Merek Hexing.
Berikut ini kode-kode yang dapat digunakan untuk merek meretan Hexing.
•    800 untuk restart meteran.
•    851 untuk melihat total kWH listrik yang telah digunakan.
•    807 untuk melihat Voltase pada listrik.
•    808 untuk melihat Ampere yang telah terpakai.
•    814 untuk melihat daya yang telah terpakai.
•    852 untuk melihat kode token terakhir.
•    817 untuk melihat jumlah kWH pengisian saldo yang terakhir.
•    809 untuk menghitung jumlah berapa kali listrik mati.
•    804 untuk mengecek ID meter PLN prabayar.
•    812 untuk mematikan alarm batas kWH.
•    801 untuk melihat sisa kWH.
•    815 untuk melihat tanggal pengisian saldo listrik yang terakhir kali.

3. Merek Itron

Salah satu merek meteran yang juga banyak digunakan adalah Itron. Berikut daftar kode yang dapat digunakan.

  • 00 untuk restart meteran.
  • 03 untuk melihat total kWH listrik yang telah terpakai.
  • 07 untuk melihat batas kWH listrik.
  • 09 untuk melihat daya yang telah digunakan.
  • 41 untuk melihat Voltase listrik.
  • 44 untuk melihat Ampere listrik.
  • 47 untuk melihat daya yang telah digunakan.
  • 54 untuk melihat kode token terakhir.
  • 59 untuk melihat jumlah kWH pengisian saldo yang terkahir.
  • 69 untuk menghitung jumlah berapa kali listrik mati.
  • 75 untuk mengecek ID meteran PLN prabayar.
  • 79 untuk mengecek batas minimal alarm.
  • 456xx untuk merubah batas minimal alarm.
  • 78 untuk mengecek delay alarm di dalam menit.
  • 123xx untuk merubah delay alarm. Contohnya, 12310 untuk 10 menit.
  • 90 untuk mematikan lampu LED pada meteran.

4. Merek Glomet.

Berikut daftar kode yang dapat digunakan pada meteran merek Glomet.

  • 37 untuk mengecek sisa kWH.
  • 38 untuk melihat total kWH listrik yang telah terpakai.
  • 41 untuk melihat Voltase listrik.
  • 47 untuk melihat biaya yang telah terpakai.
  • 54 untuk melihat pengisian token listrik yang terakhir kalinya.
  • 59 untuk melihat jumlah kWH pengisian yang terakhir.
  • 75 untuk mengecek ID meter pada PLN prabayar.
  • 79 untuk mengecek batas minimal alarm.

5. Merek Star

Berikut daftar kode yang dapat digunakan pada merek Star.

  • 07 untuk mengecek sisa kWH.
  • 12 untuk mengecek batas minimal alarm.
  • 65 untuk mengecek ID meter pada listrik prabayar.
  • 76 untuk melihat jumlah kWH pengisian terakhir kalinya.

Daftar kode di atas dapat dicoba berdasarkan merek meteran yang Anda gunakan di rumah. 

Adanya kode tersebut sebagai bentuk informasi agar lebih semangat dalam melakukan penghematan pada listrik.

Daftar kode cara setting token listrik biar irit di atas sebagai langkah untuk bisa menyiasati agar penggunaannya tidak membengkak. 

Dengan begitu Anda dapat melakukan upaya penghematan.