[RUMUS] Cara Menghitung Standar Deviasi di Excel dan Manual Paling Mudah Kamu Kerjakan, Coba Dech!

Daftar Isi

Cara Menghitung Standar Deviasi
Cara Menghitung Standar Deviasi

Swarariau.com, Standar Deviasi -- Pada artikel kali ini akan membahas tentang cara menghitung standar deviasi dengan mudah.

Ada beberapa hal yang kamu harus pahami sebelum menghitung standart deviasi ini dengan benar. Namin, sebelum kita membahas lebih jauh lagi maka admin akan sedikit mengupas informasi mendasar seputar Standar Deviasi ini.

So,

Pahami infomasi dasar ini, berikut penjelasan selengkapnya:

Apa itu standar deviasi? 

Standar deviasi adalah sebuah ukuran untuk mengukur jumlah sebaran atau variasi dari sejumlah data.
Jika standar deviasi rendah, maka akan semakin mendekati nilai rata-rata dari data tersebut. 

Namun, jika sebuah standar variasi semakin besar, maka semakin jauh rentang variasi datanya dan semakin besar keragaman sampelnya. 

Standar deviasi juga dapat digunakan untuk mencari data dari populasi tertentu. Standar deviasi juga nilai yang menyatakan keragaman dari suatu sampel. 

Jadi, dapat disimpulkan bahwa standar deviasi adalah perbedaan dari nilai sampel pada rata-rata. 

Lantas, bagaimana cara menghitung standar deviasi? Untuk mengetahuinya, mari simak penjelasannya di bawah ini.

Cara Menghitung Standar Deviasi

Menghitung standar deviasi bisa dilakukan dengan dua cara, yakni dengan cara manual dan dengan menggunakan Microsoft Excel. 

Ini dia tutorial cara menghitung standar deviasi menggunakan cara manual maupun dengan Excel.

1. Manual

Menghitung standar deviasi dengan cara manual yaitu dengan menggunakan rumus. Rumus yang digunakan yaitu rumus standar deviasi dan rumus varian. 

Rumus standar variasi yaitu: 

Rumus Standar Deviasi

 

 

Sedangkan, untuk rumus varian yaitu: 

rumus varian Deviasi

 

 

Dari rumus di atas, keterangan dari ‘s2’ yaitu ragam atau variasi dari sampel data, ‘s’ adalah standar deviasi, ‘N’ untuk jumlah data, ‘i’ untuk nomor data yang digunakan, dan ‘xi’ adalah keterangan untuk data ke-i. 

Cara untuk menghitung standar deviasi yaitu dengan memasukkan keterangan-keterangan yang telah disebutkan sebelumnya ke dalam rumus tersebut. 

Setelah itu, hitunglah persamaan rumus tersebut dan hasil standar deviasi pun akan didapatkan.

2. Microsoft Excel

Menghitung standar deviasi secara manual memang cukup susah karena menggunakan rumus yang juga terbilang rumit. 

Namun, Anda tidak perlu khawatir karena ada cara mudah dan cepat untuk menghitung standar deviasi yaitu dengan menggunakan rumus di Microsoft Excel. 

Rumus standar deviasi di Microsoft Excel yaitu STDEV. Lalu, bagaimana cara menghitung standar deviasi menggunakan Excel? 

  • Pertama, bukalah Microsoft Excel di laptop atau PC Anda. 
  • Setelah itu, masukkan data yang Anda miliki ke dalam tabel. 
  • Selanjutnya, tekan tombol =STDEV (number 1, number 2, number 3, dst). 
  • Kemudian, sesuaikan penulisan format rumus dengan jumlah tabel yang Anda miliki, contohnya STDEV (B6:B12). 

Maka arti format rumus tersebut yaitu Anda akan mencari standar deviasi dari data di kolom B pada baris ke-6 hingga baris ke-12. Setelah memasukkan rumus tersebut, maka nilai dari standar deviasi suatu data akan muncul secara otomatis.

Fungsi Standar Deviasi

Setelah mengetahui cara menghitung standar deviasi, maka ketahui pula apa fungsi dari nilai standar deviasi. Pada umumnya, standar deviasi digunakan untuk mengetahui apakah sebuah sampel data telah mewakili sebuah populasi atau tidak.

Selain itu, standar deviasi juga memiliki fungsi untuk memberikan gambaran kepada Anda terhadap persebaran data dari rata-rata. 

Fungsi yang selanjutnya yaitu untuk memberikan nilai dari ketidakpastian pada pengukuran berulang. 

Standar deviasi juga berfungsi untuk menjelaskan tentang rentang nilai maksimal dan minimal dari data yang Anda peroleh. 

Mengetahui nilai dari standar deviasi sangatlah penting karena akan memudahkan Anda untuk melakukan suatu penelitian. 

Nah, itulah penjelasan tentang sejumlah manfaat dari nilai standar deviasi untuk kepentingan statistik dan penelitian. 

Baiklah, sekian penjelasan tentang cara untuk menghitung standar deviasi dan fungsinya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi Anda.